Kenalan Yuk, Apa itu Gaslighting?

2.650 dilihat
Kaindra Akhdan A.
Ditulis oleh
Kaindra Akhdan A.
Kenalan Yuk, Apa itu Gaslighting?

Apa itu gaslighting? Gaslighting bukanlah hal yang mudah untuk dijelasin, karena perilaku ini kadang bisa terjadi tanpa kita sadari loh. Nah, omong-omong soal gaslighting, kalian sendiri bakalan kepikiran tentang apa jika mendengar kata ini?

Nah, gaslighting ini sebenarnya berkaitan sama manipulasi psikologis! Tapi, manipulasi seperti apa sih yang bisa disebut sebagai gaslighting? Yuk, kita bahas! Tapi kenalan dulu apa itu gaslighting.

Gaslighting adalah bentuk manipulasi psikologis yang dapat membuat seseorang meragukan ingatan, persepsi, atau pemahamannya sendiri terhadap suatu kejadian. Jadi, seseorang yang mengalami gaslighting bisa dibuat merasa ragu terhadap apa yang sebenarnya ia lihat, dengar, atau alami.

Kalau dipikir-pikir, bentuk gaslighting ini bisa terlihat sederhana ya. Misalnya, seseorang ngelakuin sesuatu yang bikin kita tidak nyaman. Ketika kita mencoba membicarakannya, orang tersebut malah mengatakan, “Kamu salah ingat deh,” atau “Kamu terlalu sensitif tau!” Karena hal ini terjadi terus-terusan, kita bisa mulai mempertanyakan diri sendiri, misalnya:

“Jangan-jangan aku emang salah ingat?”

“Jangan-jangan aku terlalu sensitif?”

“Apa sebenarnya aku yang salah ya?”

Nah, dari sini kita bisa lihat kenapa gaslighting bisa membuat seseorang merasa bingung. Bukan hanya karena ada orang yang menyangkal sesuatu, tetapi karena orang tersebut bisa terus dibuat meragukan penilaiannya sendiri.

Tapi, apakah setiap orang yang menyangkal perkataan kita berarti sedang melakukan gaslighting? Belum tentu dong! Salah ingat, memiliki pendapat yang berbeda, atau tidak setuju dengan suatu kejadian tidak otomatis berarti gaslighting. Gaslighting lebih berkaitan dengan pola manipulasi yang membuat seseorang terus-menerus mempertanyakan ingatan, persepsi, atau penilaiannya sendiri.

Gaslighting juga tidak hanya terjadi dalam hubungan romantis. Perilaku seperti ini bisa muncul dalam berbagai hubungan, termasuk pertemanan, keluarga, maupun lingkungan sosial lainnya. Karena itu, penting bagi kita buat memahami istilah ini dengan benar dan tidak langsung memberikan label gaslighting kepada setiap konflik atau perbedaan pendapat.

Jadi, gaslighting bukan sekadar seseorang yang berkata bahwa kita salah. Gaslighting merupakan bentuk manipulasi yang dapat membuat seseorang meragukan pengalaman dan penilaiannya sendiri. Karena itu, memahami apa yang terjadi dalam suatu hubungan juga penting supaya kita tidak langsung menyalahkan diri sendiri ketika merasa ada sesuatu yang tidak beres.

Nah, jadi sekarang kita tahu kan kalau gaslighting itu bukan hanya soal seseorang yang berbohong atau menyangkal sesuatu. Ada pola manipulasi di dalamnya yang bisa membuat seseorang mempertanyakan dirinya sendiri. Dengan memahami apa itu gaslighting, kita jadi bisa lebih mengenali perilaku tersebut dan membedakannya dari sekadar perbedaan pendapat atau kesalahpahaman.