Tren Desain Feed Grid vs Feed Kasual: Mana yang Lebih Disukai Netizen Tahun Ini?

28.477 dilihat
Ayma Fier
Ditulis oleh
Ayma Fier
Tren Desain Feed Grid vs Feed Kasual: Mana yang Lebih Disukai Netizen Tahun Ini?

Dunia media sosial, khususnya Instagram, selalu mengalami evolusi estetika yang dinamis. Beberapa tahun lalu, memiliki tampilan profil yang rapi dengan format feed grid terstruktur adalah sebuah keharusan bagi kreator konten maupun merek besar. Namun, belakangan ini muncul pergeseran besar menuju feed kasual atau yang sering disebut dengan tren “casual Instagram”.

Perubahan ini menimbulkan perdebatan di kalangan pengguna internet dan pemasar digital. Mana sebenarnya format visual yang lebih efektif menarik perhatian dan disukai oleh netizen tahun ini? Mari kita bedah perbandingan mendalam antara kedua tren ini untuk menemukan jawabannya.


Memahami Estetika Feed Grid: Era Kerapian Visual

Desain feed grid adalah teknik menyusun unggahan foto atau video di Instagram sedemikian rupa sehingga ketika seseorang mengunjungi profil Anda, seluruh unggahan tersebut membentuk satu kesatuan visual yang harmonis.

Karakteristik Utama Feed Grid:

  • Konsistensi Warna: Menggunakan satu atau dua filter (preset) yang sama untuk semua foto agar warna senada (tone visual yang konsisten).

  • Pola Terstruktur: Menerapkan format tertentu seperti baris selang-seling (foto-kuotasi-foto), pola catur, atau menyambung sembilan grid menjadi satu gambar besar (puzzle grid).

  • Perencanaan Matang: Membutuhkan aplikasi pihak ketiga seperti Preview atau Planoly untuk melihat tampilan sebelum diunggah.

Mengapa Format Ini Masih Bertahan?

Bagi sebuah merek atau perusahaan, feed grid mencerminkan profesionalisme dan identitas merek yang kuat. Ketika netizen melihat profil yang tertata rapi, muncul persepsi bahwa bisnis tersebut dikelola dengan serius, memiliki konsep yang matang, dan tepercaya. Grid yang estetik juga berfungsi sebagai portofolio visual yang sangat memanjakan mata pada pandangan pertama (first impression).


Bangkitnya Feed Kasual: Era Keaslian Tanpa Batas

Di sisi lain, feed kasual adalah antitesis dari feed grid. Tren ini membuang jauh-jauh aturan penyusunan foto yang kaku. Alih-alih menampilkan foto studio yang sempurna, feed kasual lebih mengutamakan unggahan yang spontan, minim kurasi, dan sering kali tanpa filter yang berlebihan. Tren ini dipopulerkan oleh generasi Z yang mulai jenuh dengan standar estetika media sosial yang terlalu dikurasi.

Karakteristik Utama Feed Kasual:

  • Foto Spontan (Candid): Mengunggah momen sehari-hari, foto buram (blurry pics), hingga tangkapan layar (screenshot) hal-hal menarik.

  • Fitur Carousel Dominated: Memanfaatkan fitur photo dump (mengunggah hingga 10 foto sekaligus dalam satu unggahan) untuk menceritakan sebuah momen secara acak namun nyata.

  • Minim Edit: Menghindari pengeditan warna yang berlebihan demi mempertahankan warna asli objek foto.

Mengapa Format Ini Begitu Populer?

Daya tarik utama dari feed kasual adalah relatabilitas dan keaslian (authenticity). Netizen masa kini, terutama audiens muda, lebih mudah terhubung dengan konten yang terasa manusiawi. Feed kasual memberikan kesan bahwa pemilik akun adalah "teman" yang sedang membagikan potongan kehidupannya secara jujur, bukan sebuah entitas yang sedang berjualan atau berpura-pura sempurna.


Perbandingan Langsung: Grid vs Kasual

Untuk melihat mana yang lebih unggul di mata netizen tahun ini, mari kita bandingkan keduanya berdasarkan beberapa indikator performa media sosial.

Kesan Pertama (First Impression)

  • Feed Grid Terstruktur: Sangat mengesankan, terlihat mewah dan profesional.

  • Feed Kasual / Photo Dump: Santai, ramah, dan mudah didekati.

Tingkat Keterlibatan (Engagement Rate)

  • Feed Grid Terstruktur: Cenderung lebih rendah karena fokus pada estetika luar.

  • Feed Kasual / Photo Dump: Lebih tinggi karena memicu komentar dan interaksi kedekatan.

Waktu & Biaya Produksi

  • Feed Grid Terstruktur: Tinggi (butuh fotografer, editor, dan aplikasi perencana).

  • Feed Kasual / Photo Dump: Rendah (bisa diambil langsung menggunakan kamera ponsel).

Fleksibilitas Konten

  • Feed Grid Terstruktur: Kaku (sulit mengunggah berita mendadak yang tidak sesuai tema warna).

  • Feed Kasual / Photo Dump: Sangat fleksibel (bisa mengunggah apa saja kapan saja).


Mana yang Lebih Disukai Netizen Tahun Ini?

Berdasarkan tren perilaku pengguna media sosial tahun ini, netizen secara signifikan lebih menyukai Feed Kasual.

Mengapa pergeseran ini terjadi begitu masif? Ada tiga alasan utama yang mendasarinya:

1. Kelelahan Estetika (Esthetic Fatigue)

Netizen sudah lelah melihat kehidupan di media sosial yang tampak terlalu sempurna dan "palsu". Selama bertahun-tahun, Instagram dipenuhi oleh foto-foto liburan mewah dengan penyuntingan warna yang seragam. Tahun ini, netizen merindukan realitas. Mereka lebih memilih melihat foto sarapan yang sedikit berantakan daripada foto makanan estetik yang sudah dingin karena terlalu lama difoto.

2. Kebutuhan akan Koneksi yang Lebih Dalam

Unggahan kasual membuka ruang untuk komunikasi yang lebih intim. Ketika sebuah akun kosmetik mengunggah foto behind-the-scenes karyawan mereka yang sedang bekerja dengan wajah lelah namun gembira (format kasual), netizen merasa lebih terhubung secara emosional dibandingkan saat melihat katalog produk dengan latar belakang putih polos (format grid).

3. Algoritma yang Mendukung Interaksi

Algoritma media sosial saat ini sangat menghargai engagement berupa waktu yang dihabiskan pengguna pada sebuah unggahan (dwelling time) dan jumlah simpanan (saves). Format photo dump dalam feed kasual memaksa netizen untuk menggeser (swipe) hingga slide terakhir. Hal ini secara otomatis meningkatkan waktu interaksi pada unggahan tersebut, membuat algoritma mendorong konten kasual ke jangkauan (reach) yang lebih luas.


Strategi Terbaik: Menemukan Jalan Tengah untuk Akun Anda

Meskipun netizen tahun ini lebih menyukai feed kasual, bukan berarti Anda harus langsung menghapus semua perencanaan grid Anda, terutama jika Anda mengelola akun bisnis atau merek korporat. Kunci sukses di tahun ini adalah keseimbangan kreatif.

Berikut adalah strategi hibrida yang bisa Anda terapkan:

  • Gunakan Wajah Manusia pada Grid: Anda tetap bisa menjaga keteraturan warna, tetapi pastikan konten yang diunggah menampilkan interaksi manusia, bukan sekadar grafis kaku atau teks produk.

  • Maksimalkan Fitur Carousel untuk Sisi Kasual: Biarkan sampul depan foto Anda tetap terlihat rapi di grid, namun isi slide kedua hingga kesepuluh dengan gaya photo dump yang kasual dan penuh cerita nyata.

Manfaatkan Instagram Stories dan Reels: Biarkan feed utama Anda sedikit terstruktur untuk kebutuhan portofolio, namun tumpahkan seluruh konten kasual, spontan, dan interaktif Anda melalui Stories dan Reels.